This is my cave (guo)

Mei 30, 2009

Gemalto developer suite lengkap tapi kok gak jalan yah?

Diarsipkan di bawah: Bhoso Java, Projects — abas @ 3:20 am

Awalnya saya menggunakan eclipse dan plugin eclipsejcde hasil browsing pake mbah Google. Sayangnya IDE yang saya gunakan masih belum bisa menjalankan simulasi jcde sesuai dengan contoh code dari manual jcde. Setelah dicari-cari masih ada satu list yang belum dicoba, menggunakan eclipse versi 3.2. Masalahnya sampe sekarang masih juga belum bisa di donlot (maklum gratisan pake fasilitas kantor). Selama mencoba donlot, saya coba cari solusi lainnya. Dengan cara yang sama saya minta bantuan mbah Google dengan kata kunci IDE untuk coding java card (saya ingin mempermudah editing sebab ribet juga kalo kudu koding pake notepad, and compile pake console). Hasilnya cukup memberikan saya semangat tinggi.

Perusahaan gemalto yang memiliki pengalaman cukup lama dibidang ini menyediakan satu paket alat untuk koding java card lengkap dengan semua kebutuhan javacard. Dan yang paling membakar semangat, tools IDE ini menyediakan simulator mulai dari java card, java mobile, sampe simulator mobile dengan fasilitas 2G dan 3G. Muantap gan!!!

—information purpose only:—

Overview

Gemalto Simulation Suite provides end-to-end Simulation of the SIM card environment:

* Card Simulators
* Mobile Simulators
* Network Simulator

The Simulation Suite is a sub product of the Developer Suite. Please refer to the Developer Suite Product Page for more information and for downloading the Free Evaluation.
Card Simulators

Triggering the Java application in debug mode (running on the card simulator) with the mobile simulator will help you to quickly test the menu navigation stepping into the applet source code.
Mobile Simulators

The Mobile Simulators simulate on your PC a SIM Toolkit session between a 2G mobile and SIM Card (a real SIM Card or a SIM Card Simulator), a USAT session between a 3G mobile and a USIM Card booted in 3G mode.
SIM Toolkit Mobile Compatibility Testing

When you deploy a SIM Toolkit application you very often have to face different behavior from one mobile to the other. Using our mobile simulator you can check whether your problem is coming from the mobile or from the application thanks to the interpreted traces.
USAT Mobile Compatibility Testing

When you deploy a USAT application you very often have to face different behavior from one mobile to the other. Using our 3G mobile simulator you can check whether your problem is coming from the mobile or from the application thanks to the interpreted traces.
Manage Change of Location and Call Control Events

The mobile simulator is also able to simulate change of location and monitor SIM Toolkit call control results. Those kind of tests are quite difficult to set up in real environment while it is performed with a single click thanks to GemXplore SIMulation.
Test the SIM Toolkit Application Menu Navigation

Triggering the Java application in debug mode (running on the card simulator) with the mobile simulator will help you to quickly test the menu navigation stepping into the applet source code.
Server Simulators

The OTA server simulator is either an OTA message generator or an OTA message automatic answer provider.
Set up & Test Remote File Management Services

A new OTA scripting language (based on pseudo Java) has been implemented on the new version of the OTA server simulator. This way, you can develop & test more advanced services.
The OTA parameters editor will ease the configuration of the remote file management messages security such that you will not have to be a 23.048 expert to check whether the security are correctly set on the card or not.
Provide an automatic answer to an applet outgoing SMS

The OTA server simulator agents are able to provide a pre-defined automatic answer to an incoming SMS (generated by the applet with a Send SMS pro-active command) such that you are able, developing on your PC, to monitor whether the applet correctly formats the SMS or not. You’ll also be able to check whether the applet correctly processes the network answer or not stepping into the source code

—cukup sampe disini iklannya—

Didalamnya sudah terinstal teknologi yang berkaitan dengan java card :j2SE, J2ME, SATSA, dan JCDE. Semuanya dibundle dalam satu tools development suite. Sayangnya setelah lama saya donlot dan install, ketika dijalankan tools ini stuck. Alias mandeg, gak jalan. Belum tau pastinya kenapa masalah ini muncul. Asumsi pertama, hasil donlot paket installer yang saya dapat rusak, trus ada file yang corrupt. [padahal klo bisa diinstall seharusnya berjalan dengan lancar, kecuali ada data konfigurasi yang corrupt atau apalah yang jelas saya nggak mudeng]. Selanjutnya donlot ulang paket installer barusan. Masih dengan cara yang sama, hasilnya juga sama. Stuck seperti hang!!!

Setelah membaca beberapa manual, ternyata development suite ini memerlukan registrasi untuk mendapatkan versi full-nya. Masalahnya, disebutkan kalo kita tidak meregister sebelumnya kita bisa memanfaatkan evaluationnya. Seharusnya tidak ada masalah dengan IDE ini. Karena gak punya modal lebih untuk register full version, jelaslah usaha unlock full version batal. Tetapi usaha masih terus dilakukan dengan kembali pada cara sebelumnya, menggunakan eclipsjcde plugin. Namun, sampai saat tulisan ini ditulis masih belum selesai donlot eclipse 3.2. But, code must go on.

Mungkin pa bila ada dari sodara2 yang dapat masalah yang sama kemudian menemukan solusinya, mohon sharing info-nya. Sebelumnya terimakasih.

–abas–

:D

Mei 6, 2009

Membuat kuesioner Requirement Engineering sebelum buat software spesification

Diarsipkan di bawah: Bhoso Java, Lecture notes, Projects — abas @ 4:00 am

Project saya paling baru berkaitan dengan re-engineering software opensource. Ada dua software opensource yang akan di modifikasi kali ini, tapi sebelum lebih jauh, kita perlu melihat kebutuhan end user software kita. Target project adalah rekan kantor yang masih dalam satu divisi.

Pertama yang perlu dilakukan adalah requirement engineering. Menurut Ian sommerville, requirement engineering terdiri dari 3 langkah. Pertama adalah elicitation, kedua software spesification, dan yang terakhir adalah validation. Nah, karena rekan kerja sekantor bisa dijadikan sebagai user, kita buat kuesioner spesifikasi kebutuhan software yang mau kita buat.

requermentenginering

Untuk mempermudah membuat kuesioner, langkah pertama yang saya lakukan adalah membuat kerangka software spesification. Dokumen yang bisa digunakan sebagai acuan membuat kerangka software spesification adalah standar IEEE-830 tentang rekomendasi penulisan spesifikasi software (anda bisa mencarinya melalui google). Nah, dari penulisan dokumen spesifikasi software tersebut, anda dapat mulai merencanakan pertanyaan-pertanyaan untuk mengisi dokumen tersebut.

Buat pertanyaan-pertanyaan kuesioner yang jelas dan sesuai dengan rencana pengembangan aplikasi. Kuesioner yang telah dibuat kemudian direview kembali dalam tim (internal) sebelum diberikan pada responden. Setelah kuesioner direvisi, kuesioner perlu dicoba pada user yang dipilih random (terserah siapa saja selain anggota tim) untuk mengetahui apakah responden mengerti semua pertanyaan kuesioner. Bila terdapat pertanyaan yang tidak dimengerti, point pertanyaan perlu direvisi kembali. Setelah revisi, kuesioner dapat dibagikan pada target user.

Demikian langkah yang saya tempuh. Bila pembaca memiliki pengetahuan lain terkait dengan requirement mohon masukannya. Thanks before

abas

Mei 1, 2009

Kamus Bahasa Inggris – Indonesia Muantep buat belajar

Diarsipkan di bawah: Opini, e-style — abas @ 3:57 am

Hey guys, how do you do. Nice to meet you. dll

Salam tadi salah satu yang kadang kita ucapkan ketika bertemu dengan orang asing menggunakan bahasa inggris. Hmm, ketika berbicara bahasa inggris sering kita menemui beberapa kosakata yang tidak kita kenal sebelumnya. Maklum, karena kita bukan native english speaker. Bahasa ibu kita tidak banyak menggunakan vocabulary bahasa inggris. Itulah makanya kita perlu kamus. Buku sakti untuk menterjemahkan bahasa asing (kamus tidak hanya bahasa inggris).

Beruntung, kecanggihan teknologi telah mempermudah penggunanya memanfaatkan berbagai resource informasi. Kamus pun telah dikembangkan dalam bentuk software. Bahkan sudah banyak software penterjemah bahasa asing. Namun, perlu kita sadari keterbatasan software penterjemah yang masih belum relatif “sempurna” mengubah teks bahasa asing menjadi bahasa yang sehari-hari kita. Bagaimanapun tetap diperlukan keberadaan “buku Cakti” ato saya sebut kamus (maaf hiperbola sedikit :D ). Disini saya akan memperkenalkan kamus yang saya gunakan saat ini, Kamus 2.0. Dibuat oleh Ebta Setiawan copyright@2006-2007

kamus 2

Berikut ini beberapa penjelasan yang diberikan pada aplikasi kamus 2.0 :

Kamus 2.0 merupakan program terjemah bahasa dari Inggris ke Indonesia dan sebaliknya. Program ini gratis ( freeware ) untuk penggunaan pribadi dan non komersial. Untuk penggunaan lain silahkan menghubungi kami dibagian melihat Kontak dan Informasi.
Meskipun banyak software serupa, program ini berusaha berbeda dengan lainnya dengan harapan lebih memberi kemudahan kepada penggunanya.

download dan info selanjutnya, baca selanjutnya

(lagi…)

April 29, 2009

Easy Blogging with blogdesk

Diarsipkan di bawah: e-style — abas @ 2:14 am

For about years ago, having personal web need a lot of effort. Registering our own web addres uri, build our own web codes, and preparing storages to save the sites. One personal page may expenses a lot of money. But now we know blog. It is abbreviation of web log. Blog server like wordpress, blogspot, and so on make individual ease to create their own personal page. Just as connect and click we can personalize our page.

Ok, right now i am talking about blog editing. It will be more effective for us to edit our blog post on our desktop offline. Then we will save our time to wait for internet access, and we can store our articles at desktop application as much as we want.

There are several application to be used but i just find blogdesk at first and feel so comfort with it. It need little configuration and whalla, i have my blog on my desktop. Here is the screenshot :

blogdesk

We will find several features provided :

  1. Save and open uploaded articles
  2. Editing and formatting articles
  3. The most interesting, spell checking

Thats, my comment for blogdesk. Its depend on you whether use it or not. see you

Abas

Chelsea – Barca seri 0 – 0 dadi pengen futsal

Diarsipkan di bawah: Olahraga — abas @ 1:53 am

Wah dadi pengen maen futsal rek. Kapan yo maen maneh. Hehe, sekalian lah ndek tempat sing apik sisan. Ben luwih asik nggowo konco sing akeh sisan. Maen gogantian. Tambah akeh ga gampang lesu karo enteng iurane =)) whahwaha.

April 27, 2009

Error on compiling helloword using eclipsejcde

Diarsipkan di bawah: Bhoso Java, Uncategorized — abas @ 1:43 am

1

taken from POLAT file at http://rs261l33.rapidshare.com/files/130591117/2769704/errors_fotos.rar

I am newbie on this technology. After trying to compile helloworld java code, i got some error displayed on terminal. Here is the report :

Java Card 2.2.2 Class File Converter, Version 1.3
Copyright 2005 Sun Microsystems, Inc. All rights reserved. Use is subject to license terms.

error: sosframework.AuthorizationManager: unsupported class file format of version 50.0.

conversion completed with 11 errors and 0 warnings.

Then, i try to find the solution on internet. through google search i found tread on sun.com forum (http://forums.sun.com/thread.jspa?threadID=5315173). There POLAT have the same trouble with me. He found this message : error: wallet.Wallet: unsupported class file format of version 50.0. He use Eclipse version 3.3.2, eclipse-jcde (http://eclipse-jcde.sourceforge.net/) and jcdk 2.2.2. He can build wallet applet (). But when he use java card and select convert. He found error.

doananhtai says that eclipse 3.2 will solve the problem. and Amit_D30 think, java 1.5 works with java card 2.2.2. Iam my self use java 1.5, apache ant 1.7.1, eclipse 3.3.0 and java card 2.2.2. Several days ago i have tried to build all sample codes bundled on jcdk 2.2.2 package successfully.

Yet i am still trying to find the solutions. First i will try j2sdk 1.3 and then i will try another code to be build.

bye, i need to read more right now.

abas

Setting up eclipse java card plugin

Diarsipkan di bawah: Bhoso Java, Projects — abas @ 12:51 am

Before we begin setting up eclipse plugin, first we need to download it at sorceforge.com. Make sure you have java card development kit installed on your computer. Right now iam using eclipse-jcde-0.1.zip. After you have extract it, you’ll get these files:

  1. org.eclipsejcde.core_0.1.0.jar
  2. org.eclipsejcde.cref_0.1.0.jar
  3. org.eclipsejcde.jcbp.wizards_0.1.0.jar
  4. org.eclipsejcde.jcbp_0.1.0.jar
  5. org.eclipsejcde.jctools_0.1.0.jar
  6. org.eclipsejcde.jcwde_0.1.0.jar
  7. org.eclipsejcde.preferences_0.1.0.jar
  8. org.eclipsejcde.wizards_0.1.0.jar

Or you can extract it right in your eclipse plugin folder. Then you just need to run your eclipse by clicking or by command line. Here’ the command :

directory:\[eclipse root]\eclipse

If you need more information about installing this eclipse-jcde-0.1.zip, you can access java card information on www.eclipsejcde-sourceforge.com .

This is my eclipse sdk after updated by adding eclipsejcde plugin. Look at toolbar menus, youll find CREF, Java Card, and JCWDE menus added.

eclipse plugin jcde

(lagi…)

April 24, 2009

Pengenalan Development Kit untuk Java Card (JCDK 2.2.2)

Diarsipkan di bawah: Bhoso Java, Projects — abas @ 9:24 am

fig-1b

Sebelum membeli peralatan smart card tentu setiap pengembang akan memikirkan terlebih dahulu simulator yang bisa dipakai untuk memprogram sebuah smart card. Daripada membeli hardware smart card, terlebih dahulu akan lebih “realistis” bila pengembang memprogram dan mencoba terlebih dahulu programnya pada sebuah emulator smart card. Kemudian, dari hasil analisa simulasi program tersebut bisa dipilih mana smart card yang paling cocok untuk dibeli.

Pada awalnya saya mencoba basic card simulator sebagai simulator smart card berbasis basic card. Namun, pada smart card jenis ini, terdapat keterbatasan bahasa programingnya yang kurang leluasa dalam mengatur proses kerja program. Kemudian, setelah mencari-cari referensi simulator smart card yang memberikan keleluasaan “lebih (mudah tentunya)” saya mendapatkan java card development kit 2.2.2.

Bundle java card development kit 2.2.2 menyediakan java card virtual machine yang dapat mengemulasikan smart card pada komputer. Terdapat beberapa jenis simulasi yang bisa digunakan untuk menguji aplikasi smart card yang pada akhirnya dapat didownload pada smart card sebenarnya. Diantaranya yang paling banyak dipakai adalah cref (memiliki lebih banyak kegunaan seperti download ke java card virtual machine) dan JCWDE. JCDK 2.2.2 dapat anda download pada www.sourceforge.com atau anda dapat googling dengan kata kunci jcdk 2.2.2

Teknologi java card memiliki spesifikasi yang terbagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah :

  1. Java card virtual machine
  2. Java card runtime environment, yang mendefinisikan runtime smart card berbasis smart card
  3. Java card API, yang mendefinisikan framework core dan ekstensi paket java dan class untuk aplikasi smart card

Berikut ini adalah perbandingan teknologi Java card dengan J2ME:

(lagi…)

Testing

Diarsipkan di bawah: Bhoso Java — abas @ 2:42 am

Ketika memulai sebuah proyek pertama kali yang ditentukan adalah tujuan (goal) dari aplikasi. Tujuan atau fungsi dari aplikasi ini dalam bahasa pemprograman bisa dituangkan dalam rangkaian test. Test aplikasi menentukan hasil yang harus dicapai, dengan demikian arah pemrograman akan semakin jelas. Metode testing yang dikenal adalah sebagai berikut:

  1. Click-stream testing
  2. Unit testing (boundary, state, error, privilledge)
  3. Functional system testing
  4. Scaleability and performance testing
  5. Quality and service testing

Click-stream testing merupakan test yang paling sederhana. Hanya mencoba apakah tampilan yang dijalankan sesuai dengan harapan pembuat. Test ini tidak memberitahukan pada programmer terhadap tujuan yang harus diselesaikan. Bagi programmer yang paling tepat adalah unit testing.

Dari beberapa metode testing saya membutuhkan :

  1. Sebuah framework untuk menulis tes unit dan fungsional. test yang sama harus bisa digunakan kembali agar mampu melakukan tes scalability, performance dan regressi.
  2. mendukung pengembangan aplikasi open standar dan berbagai platform yang lain.
  3. mendukung beberapa protokol untuk dapat disesuaikan dengan kemampuan server yang mungkin dapat diperluas dengan protokol-protokol baru yang digunakan.
  4. Terdapat utility yang dapat merekam, mengubah, dan menjalankan test secara otomatis dengan mudah.
  5. Cara yang dapat mempelajari dengan mudah hasil test selama tes berjalan dan sesudah dijalankan.

Selanjutnya masih saya cari-cari lagi. Bila ada masukan tolong disampaikan thanks.

April 23, 2009

Menjalankan Demonstrasi

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — abas @ 3:14 am

fig-4

Demonstrasi dapat menggunakan image EEPROM kartu yang dibuat pada demonstrasi yang sebelumnya. Perintah cref dengan option -o <nama file> menyimpan image EEPROM pada sebuah file setelah kartu disimulasikan. Option -i <filename> menyimpan image dari sebuah file dari sesi simulasi kartu yang terakhir.

Penjelasan Demo 1

demo 1, berisi program applets JavaPurse, JavaLoyalty, dan Wallet dengan mensimulasikan transaksi kredit dan debit dari kartu. Demo dimulai dengan menghidupkan kartu Java Card dan membuat applet JavaPurse, JavaLoyalty, dan Wallet.

Applet

Java Purse

Applet Java purse mensimulasikan applikasi electronic cash sederhana. Applet ini dijalankan dan di-inisialisasikan dengan beberapa parameter seperti Purse ID, waktu kadaluarsa, Master dan user PIN, Jumlah transaksi maksimum dan minimum. Operasi transaksi melakukan debit dan kredit secara langsung. Jika applet loyalty terkonfigurasi dimasukkan pada CAD untuk melakukan transaksi, JavaPurse akan berkomunikasi dengannya untuk memberikan loyalty points. Pada kasus ini, JavaLoyalty disediakan oleh applet loyalty.

Sejumlah transaksi yang disimulasi melakukan kredit dan debit sejumlah uang dari kartu. Pada sesi tambahan, transaksi dengan beberapa error yang dilakukan untuk mendemonstrasikan fitur keamanan kartu.

(lagi…)

« Tulisan Lebih BaruTulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.